Headlamp selamadalah semacam peralatan pencahayaan yang dirancang khusus untuk kegiatan menyelam. Ini tahan air, tahan lama, kecerahan tinggi yang dapat memberi penyelam banyak cahaya, memastikan bahwa mereka dapat melihat lingkungan dengan jelas. Namun, apakah perlu melakukan tes penurunan atau dampak sebelum meninggalkan pabrik?
Pertama, kita perlu memahami prinsip dan struktur kerjaheadlamp selam yang dapat diisi ulang. Headlamp biasanya terdiri dari dudukan lampu, kotak baterai, papan sirkuit, sakelar dan komponen lainnya. Dalam kegiatan menyelam, penyelam perlu mengencangkan lampu depan ke kepala atau masker selam untuk penerangan bawah air. Karena kekhasan kegiatan menyelam, lampu selam harus tahan air, seismik, tahan lama dan karakteristik lainnya untuk memenuhi tantangan lingkungan bawah air.
Pengujian drop atau dampak adalah metode umum pengujian kualitas produk, yang dapat mensimulasikan situasi drop atau dampak yang mungkin dihadapi produk selama penggunaan. Melalui tes ini, kekuatan struktural, daya tahan dan reliabilitas produk dapat dinilai untuk memastikan bahwa produk tidak mengalami kerusakan atau kegagalan dalam kondisi penggunaan normal.
Pengujian drop atau dampak sangat penting. Karena penyelam dapat menghadapi berbagai lingkungan bawah air yang kompleks, seperti batu, gua, dll. Jika headlamp selam tidak dapat menahan kekuatan eksternal dalam kasus jatuh atau dampak, itu dapat menyebabkan kerusakan pada lampu penutup lampu, kotak baterai dan komponen lainnya, bahkan mempengaruhi keamanan penyelam.
Selain itu, lampu depan menyelam juga harus tahan air. Dalam kegiatan menyelam, penyelam harus berada di lingkungan bawah air untuk waktu yang lama, dan permeabilitas dan tekanan air akan berdampak padaTahan air headlamp yang dapat diisi ulang. Jika headlamp submersible tidak mempertahankan kinerja tahan air jika terjadi penurunan atau guncangan, itu dapat menyebabkan air merembes ke dalam komponen seperti papan sirkuit, yang akan mempengaruhi operasi normal lampu.
Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan tes tetes atau dampak pada headlamp selam sebelum meninggalkan pabrik. Pengujian ini memastikan bahwa headlamp selam memiliki kekuatan struktural yang cukup dan daya tahan untuk menahan penurunan atau dampak yang mungkin ditemui selama kegiatan menyelam. Pada saat yang sama, tes ini juga dapat mengevaluasi kinerja tahan air dari headlamp selam untuk memastikan bahwa ia dapat bekerja dengan baik di lingkungan bawah laut.
Saat melakukan tes drop atau dampak, ada beberapa poin yang harus diperhatikan. Pertama, tes harus mensimulasikan kondisi penggunaan nyata, seperti tetes pada ketinggian yang berbeda, dampak pada sudut yang berbeda, dll. Kedua, tes harus dilakukan beberapa kali untuk memastikan stabilitas dan keandalan lampu.
Waktu posting: APR-03-2024